Pada artikel bayi kali ini kita akan membahas penyakit herpes yang muncul pada bayi yang sebetulnya disebabkan virus herpes simpleks, dan jenis virus yang paling sering menimbulkan herpes di tubuh bayi yakni HSV-1 atau Herpes Virus Simpleks 1. Terdapat berbagai cara untuk menangani penyakit herpes tersebut, bisa menggunakan obat dari dalam atau obat luar seperti salep herpes.

Selain itu, penularan dari virus herpes tersebut juga dapat melalui air liur, kontak kulit, atau ketika sang bayi menyentuh sesuatu yang sudah terkontaminasi dengan virus herpes. Herpes juga bisa dengan mudah berpindah saat bersentuhan dengan area yang terkena herpes, seperti bagian bibir atau kulit lain.

Pencegahan dan Penanganan Herpes pada Bayi

Bagi Anda yang ingin menangani penyakit herpes yang ada pada si kecil, pihak dokter biasanya akan memberi beberapa jenis obat luar khusus herpes berupa salep herpes dan obat antivirus khusus herpes lainnya, seperti acyclovir, lewat saluran infus. Selain itu sang anak akan diberi asupan cairan lewat infus tersebut agar terhindar dan mengatasi dehidrasi.Pihak dokter juga bisa saja memberi bantuan alat pernapasan berupa oksigen apabila si kecil mengalami kesulitan bernapas.

Sedangkan bagi ibu hamil penderita penyakit herpes, dokter akan menyarankan untuk melakukan persalinan caesar agar dapat mencegah terjadinya penularan herpes ke bayi yang akan lahir. Untuk ibu hamil yang menderita penyakit herpes juga akan diberi pengobatan lewat antivirus.

Apabila Anda atau beberapa anggota keluarga ada yang memperlihatkan gejala penyakit herpes, sebaiknya lakukanlah beberapa upaya berikut ini agar mengurangi terjadinya penularan virus herpes pada si kecil, diantaranya :

  •         Mencuci tangan sampai bersih bila ingin menyentuh si kecil
  •         Hindari bayi dari ciuman
  •         Membersihkan payudara sebelum ibu menyusui bayi
  •         Menutup luka melepuh pada bibir atau kulit dengan menggunakan kasa steril

Penyakit herpes yang menyerang baik sebaiknya jangan terlalu disepelekan. Karena semakin mudah umur bayi tersebut, maka semakin besar juga risiko terjadi penyebaran ke berbagai organ tubuh sang bayi dan bisa berakibat fatal.

Bahaya Penyakit Herpes pada Bayi

Jika tidak ada penanganan sedini mungkin, kehadiran virus tersebut bisa dengan mudah menjalar ke organ lain, seperti paru, ginjal, mata, otak, hingga hati. Apabila virus herpes telah menyerang ke organ lain, tentu bayi akan mengalami semacam gangguan kesehatan. Contohnya penurunan kesadaran, kejang, kebutaan, sesak napas, sampai radang otak.

Maka dari itu, jika Anda sigap tentu penyakit herpes bisa disulap menjadi penyakit yang sepele dan mudah untuk ditangani. Beberapa penanganan yang dilakukan oleh dokter cukup bervariasi, mulai dari pemberian salep herpes sebagai obat luar hingga pemberian antivirus melalui saluran infus. Untuk itu, jagalah bayi Anda dengan mengikuti referensi dari artikel bayi seperti pembahasan kali ini agar dapat menjaga sanga bayi tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *